
Bandung, Rabu 10 September 2025,
Ditengah kekhawatiran masyarakat kabupaten Bandung atas penanganan dugaan Tindak Pidana Korupsi pengadaan Boneless Dada ( BLD ) Ayam PT. BDS Kabupaten Bandung oleh Kejari Kabupaten Bandung yang dinilai lambat dalam penetapan tersangkanya dan masih diragukan serta dipertanyakan independensinya.
Keraguan masyarakat Kabupaten Bandung atas penanganan Kasus dugaan Korupsi PT. BDS oleh Kejari Kabupaten Bandung dikaitkan dengan beredarnya foto kedekatan hubungan antara Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Bandung dan Bupati Kabupaten Bandung Dadang Supriatna dalam berbagai acara Forkopimda.
Kordinator Aliansi Masyarakat Pemerhati Kasus dugaan korupsi PT. BDS, Yunan Buwana, SE, SH, meminta Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Bandung Donny Haryono Setyawan S.H. M.H hendaknya dapat menahan diri agar kegiatan kegiatan seremonial seperti itu dapat di wakilkan oleh Kasi Intelijen.
Hal ini pernah dilakukan oleh Dr. Feri Wibisono, S.H. M.H mantan Kajati Jabar yang tidak pernah hadir dalam acara Forkopimda di jaman kepemimpinan Gubernur Aher dan hanya diwakilkan oleh Asintel Kejati Jabar.
Beredar nya kedekatan Kajari Kabupaten Bandung dengan Bupati Bandung telah melukai perasaan masyakat Kabupaten Bandung yang sedang menanti keadilan atas penanganan dugaan korupsi PT. BDS yang diduga melibatkan orang orang dekat Bupati Bandung dan tidak menutup kemungkinan ada dugaan Perbuatan Melawan Hukum Bupati Bandung dalam kasus tersebut.
Sebaiknya kasus ini diserahkan/dilimpahkan saja penanganan nya ke Kejaksaan Tinggi Jawa Barat agar independensi dan marwah Kejaksaan RI tetap terjaga dan dilihat oleh masyarakat Kabupaten Bandung Kejaksaan tegak lurus dalam penanganan kasus dugaan korupsi PT. BDS.
Atas kondisi tersebut dalam waktu dekat kami akan mengirim surat resmi ke Jaksa Agung RI atas permasalahan penanganan dugaan Korupsi PT BDS ini, tandas Yunan.
BAN/transaktualonline.com




















