Proyek Revitalisasi Pasar Cileunyi Rp 4,5 Miliar Mendadak Terhenti

Liputan Khusus - Kamis, 21 Mei 2026

260521145616-proyek-revitalisasi-pasar-cileunyi-rp-4-5-miliar-mendadak-terhenti.jpg

Foto :  

CILEUNYI, www.transaktualonline.com

Proyek revitalisasi Pasar Cileunyi Desa Cileunyi Wetan, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung senilai Rp4, 5 miliar lebih terhenti kini terhenti pembangunannya, disorot dan banyak dipertanyakan.

Proyek revitalisasi Pasar Cileunyi di lahan milik Pemkab Bandung dan juga katanya ada lahan milik Desa Cileunyi Wetan ini, dikerjakan pihak ketiga oleh CV Sinar Agam Lestari di pinggir Pasar Sehat Cileunnyi (PSC), pasar yang dikelola swasta PT Biladi Karya Abadi (BKA).

Berdasarkan pantauan, Rabu (20/5/2026), proyek revitaliasi dari anggaran APBD Kabupaten Bandung ini, baru sebatas pembangunan tiang-tiang beton untuk kios.

Area proyek ditutup seng, tak ada seorang pun pekerja mengerjakan pembangunan, termasuk tak terlihat material bangunan.

Di lokasi terpasang plang proyek dengan tulisan "Pemerintah Kabupaten Bandung, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Bandung".

Dalam plang tersebut tertulis, kontrak no 602.1/10/KTR/Rev. Psr. Cileunyi/DPUTR/2025, volume 1 paket, nilai kontrak Rp 4.616.572.858, pelaksana CV Sinar Agam Lestari dan tahun anggaran TA APBD 2025.

Namun tidak tertulis sejak kapan proyek pembangunan dimulai dan kapan selesainya. Yang pasti, pengerjaan pembangunan proyek benar-benar terhenti.

Terhentinya pembangunan revitalisasi Pasar Cileunyi kini banyak dipertanyakan, baik warga Cileunyi, sejumlah tokoh masyarakat dan para pedagang.

"Sudah beberapa bulan proyek pembangunan Pasar Cileunyi ini terhenti entah apa penyebabnya. Yang saya tahu awal 2026 pembangunan dimulai," pedagang di PSC, Rabu (20/5/2026).

Hal senada dilontarkan sejumlah tokoh masyarakat. Mereka mempertanyakan terhentinya proyek pembangunan revitali Pasar Cileunyi ini.

"Ini 'kan anggaran APBD alias uang rakyat, masyarakat harus tahu mengapa terhenti. Apalagi lawannya milik Pemda dan katanya milik Desa Cileunyi Wetan, masyarakat harus tahu," tutur seorang tokoh masyarakat.

Selain mempertanyakan terhentinya pembangunan revitalasi pasar, ia pun mempertanyakan apakah proyek revitasi sebelumnya pernah dimusyawarahkan dengan banyak pihak terkait.

"Mengapa Pasar Cileunyi Cileunyi harus direvitalisasi ' kan sudah ada Pasar Sehat Cileunyi. Lebih baik lahannya dibangun Masjid Besar Cileunyi saja yang kini sekadar wacana tak ada juntrungnya karena harus membeli lahan Rp 20 miliar ketimbang di area yang sama ada 2 pasar," kata Moch. Ikhsan warga Cileunyi.
 
Padli, petugas UPTD Pasar Cileunyi ketika ditemui membenarkan jika pembangunan proyek revitalisas Pasar Cileunyi sudah lama terhenti.

"Saya tak tahu mengapa terhenti," kata Padli. Sementara itu, Camat Cileunnyi, Cucu Endang dan Kades Cileunyi Wetan, Hari Haryono ketika dikonfirmasi via telepon, benarkah proyek revitalisasi Pasar Cileunyi sebagian lahannya milik Desa Cileunyi Wetan, hingga berita ini ditulis belum merespon.

www.transaktualonline.com

 

Penulis/Pewarta: Tubagus Koko
Editor: Tubagus Koko
©transaktualonline.com 2026