Mana Tanggung Jawab Pemerintah kabupaten sumenep

Liputan Khusus - Jumat, 23 Oktober 2026

261023105201-mana-tanggung-jawab-pemerintah-kabupaten-sumenep.jpg

Foto :  

TRANS AKTUAL. ONLINE.COM SUMENEP.

"Dengah rusak nya Jalan kabupaten, daerah kecamatan RAAS,  Kab. sumenep kecamatan Raas dan berbagai Program pembangunan yang setiap tahun diklaim berpihak kepada masyarakat, Warga kecamatan RAAS Kabupaten sumenep Justru Masih hidup dalam keterisolasian akibat jalan rusak parah yang tak kunjung diperbaiki." ujar masyarakat kecamatan RAAS sementara PUP.R Kabupaten sumenep kemana saja, jalan hancur para pengendara banyak yang korban terjatuh, akibat jalan rusak.

Kondisi tersebut masih menjadi pemandangan sehari hari bagi warga, jalan yang berlubang jadi pemandangan terindah bagi warga masyarakat kacamatan RAAS kabupaten sumenep seakan menjadi simbol kegagalan pembangunan yang selama ini di gembar gemborkan pemerintah, namun warga mengaku belum merasakan perubahan berarti yang datang hanyalah janji silih berganti hanyalah janji sementara jalan tetap hancur dan sulit dilalui masyarakat ujar pengguna jalan.

Tim media yang turun langsung ke lokasi invistigasi harus menempuh perjalanan sekitar satu jam dari desa berakas sampai ke desa katopak kecamatan RAAS kondisi jalan sangat memprihatinkan sulit dipercaya, di tahun 2026 masih ada Wilayah yang jalanya lebih mirip jalan kerbau atau jalur perkebunan daripada jalan yang seharusnya menjadi tanggung jawab pemerintah.

Juga jalan kabupaten dari kecamatan RAAS MENUJU desa Karang nangka sudah berpuluh puluh tahun tidak pernah di perbaiki namun ironis nya warga mengaku seperti masyarakat kelas dua yang hanya di jadikan opjek pendataan saat Pemilu dan objek janji saat musim kampanye.

Mayoritas warga di kecamatan RAAS yang menggantungkan hidup dari sektor pertanian dan nelayan "Kami sudah puluhan tahun tinggal di sini " ujar masyarakat, dan jalan ini tidak pernah berubah.

Pernyataan itu menjadi Tamparan keras bagi pemerintah yang selama ini mengklaim pembangunan telah menyentuh seluruh pelosok Desa, sebab faktanya warga masih harus bergelut dengan jalan rusak sepanjang puluhan kilo meter yang belum pernah mendapatkan penanganan serius oleh pemerinta pusat dan frovensi dan kabupaten sumenep 2026 namun hingga sampai sekarang, Janji tersebut tidak lebih dari sekedar ucapan yang hilang ditelan waktu menurut masyarakat kecamatan RAAS kemana anggaran APBD,Tapi sampai sekarang tidak ada realisasi nya.

Keluhan wargapun semakin keras mereka mempertanyakan ke mana arah pembangunan Desa selama ini, sebab setiap tahun anggaran desa terus mengalir sementara kondisi jalan utama yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat tetap diberikan jalan rusak.

"Tolong lihat kami kami ,juga warga negara yang punya hak yang sama, jalan kami tidak pernah di bangun, bagi warga, persoalan ini bukan sekedar jalan rusak, ini adalah soal keadilan pembangunan yang selama bertahun tahun mereka rasakan tidak pernah mendapat perhatian pemerintah di Kepulauan RAAS kecamatan raas kabupaten sumenep." ujar masyarakat Raas .

Makkinullah transaktual

Penulis/Pewarta: Tubagus Koko
Editor: Tubagus Koko
©transaktualonline.com 2026