Koord. Forum Ormas Jabar, Rd. H. Hendra Mulyana :"Ormas Jaga dan Kawal Stabilitas Keamanan Nasional"
Liputan Khusus - Minggu, 1 November 2026

Foto :
"Sebagai organisasi yang mengakar langsung di akar rumput, ormas berfungsi sebagai jembatan efektif antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat sipil demi terciptanya situasi yang damai dan kondusif".
Koordinator Forum Ormas, LSM, dan Komunitas Jabar, Rd. H. Hendra Mulyana, S.H., mengajak seluruh organisasi kemasyarakatan (ormas), LSM, komunitas, dan elemen masyarakat lainnya untuk bersama-sama menjaga keamanan dan kondusivitas lingkungan di tengah dinamika politik nasional. Ia mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi isu politik maupun informasi hoaks yang berpotensi memecah belah persatuan bangsa.
“Perkembangan situasi politik nasional, termasuk berbagai informasi terkait kebijakan Presiden Prabowo Subianto. Hingga isu pemakzulan Wakil Presiden, perlu disikapi secara bijak, kritis, dan tidak emosional,” ujar Koordinator Formas Rd. H. Hendra Mulyana, S.H. di Sekretariat Forum Ormas Jabar, Jl. Sumedang No. 4, Kota Bandung, Sabtu (31/10/26).
Ia pun menilai, derasnya arus informasi di media sosial maupun ruang publik dapat memicu kesalahpahaman. Apabila masyarakat tidak terlebih dahulu memastikan kebenaran informasi yang diterima.
“Seluruh elemen masyarakat, khususnya organisasi kemasyarakatan, harus mampu menjadi penyejuk di tengah situasi yang berkembang. Jangan mudah terpancing oleh informasi yang belum jelas kebenarannya, apalagi sampai terprovokasi melakukan tindakan yang dapat memicu perpecahan,” sambungnya.
Ormas jadi Perekat Persatuan, Bukan Pemicu Konflik
Hendra menegaskan, organisasi kemasyarakatan memiliki tanggung jawab sosial yang besar. Terutama dalam menjaga stabilitas keamanan, ketertiban, serta keharmonisan di tengah masyarakat.
Menurutnya, keberadaan ormas harus memberikan kontribusi positif dan manfaat nyata bagi lingkungan. Organisasi tidak boleh dijadikan alat untuk kepentingan tertentu yang berpotensi memicu perselisihan, intimidasi, maupun konflik horizontal.
Lebih lanjut Hendra mengingatkan seluruh anggota ormas agar menjauhi tindakan kekerasan, premanisme. Serta aksi unjuk kekuatan massa yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
“Jangan sampai organisasi kemasyarakatan yang seharusnya menjadi wadah pengabdian justru dimanfaatkan untuk kepentingan yang dapat merusak persaudaraan. Kita harus mengedepankan komunikasi, persatuan, dan penyelesaian persoalan melalui jalur yang baik serta sesuai ketentuan hukum,” tegasnya.
Perbedaan pandangan politik, kata Hendra, merupakan bagian dari kehidupan demokrasi. Namun, perbedaan tersebut tidak seharusnya menjadi alasan untuk saling bermusuhan atau merusak hubungan persaudaraan antarsesama warga negara.
Sinergi Menjaga Kamtibmas
Dalam upaya menciptakan situasi yang aman dan kondusif, Hendra juga menekankan pentingnya sinergi antara kepolisian, ormas, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen warga.
Menurutnya, semangat program Kapolri, yakni “Polisi Bersama Masyarakat”, perlu diwujudkan. Melalui kerja sama nyata dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.
Dengan komunikasi dan koordinasi yang baik, berbagai potensi kerawanan sosial diharapkan dapat diketahui, serta diantisipasi sejak dini. Sehingga tidak berkembang menjadi konflik yang lebih besar.
Hendra mengajak organisasi kemasyarakatan untuk berperan aktif membangun suasana damai, memperkuat komunikasi antarwarga, serta membantu memberikan edukasi kepada masyarakat. Mengenai pentingnya menyaring informasi sebelum mempercayai maupun menyebarkannya.
Ia menilai literasi digital dan kesadaran masyarakat dalam memeriksa kebenaran informasi menjadi bagian penting. Untuk mencegah penyebaran berita bohong atau hoaks yang dapat mengganggu stabilitas sosial.
Kontribusi kepada Masyarakat
Lebih jauh, Hendra mengatakan, kekuatan sebuah organisasi kemasyarakatan tidak semata-mata diukur dari banyaknya jumlah anggota ataupun kemampuan mengerahkan massa.Sebaliknya, kualitas organisasi tercermin dari kepedulian sosial, kontribusi nyata, serta kemampuannya menjaga persatuan dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas.
Ia berharap seluruh ormas dapat terus menjalankan peran sebagai mitra masyarakat. Dalam menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan harmonis.
“Perbedaan pandangan dalam kehidupan bermasyarakat maupun berbangsa merupakan hal yang wajar. Namun, jangan sampai perbedaan tersebut membuat kita saling bermusuhan. Persatuan dan keutuhan bangsa harus tetap menjadi kepentingan bersama,” ungkapnya.
Hendra kembali mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh provokasi, menghindari penyebaran informasi yang belum terverifikasi. Serta mengedepankan dialog dalam menyelesaikan setiap persoalan.
“Ormas harus menjadi bagian dari solusi, bukan bagian dari masalah. Mari bersama-sama menjaga keamanan, menciptakan kedamaian, dan memperkuat persatuan demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” pungkasnya.
transaktualonline.com
Penulis/Pewarta: Tubagus Koko
Editor: Tubagus Koko
©transaktualonline.com 2026
