Kamis, 16 April 2026 | 04:13 WIB

Ketua DPRD Kota Cimahi Pastikan Tata Ruang Sesuai Prosedur dan Aturan

foto

Cimahi,Transaktual
Ketua DPRD Kota Cimahi H. Wahyu Widiyatmoko meminta Pemerintah Kota Cimahi melalui Dinas PUPR untuk dapat memberikan tata ruang yang efektif yang diinginkan masyarakat Cimahi.

Tidak hanya itu, Wahyu juga berkomitmen akan tetap melakukan pengawasan dalam perencanaan Tata Ruang juga pelaksanaannya, sekaligus mengevaluasi kebijakan Program Pemerintah yang bertujuan untuk meningkatan partisipasi masyarakat, supaya tercipta penataan ruang terbuka efektif sesuai kebutuhan, ujar Wahyu saat Talkshow Hotel Tjimahi. Rabu ( 8/04/2026 )

Wahyu juga memastikan, semua Program Pembangunan Kota Cimahi harus sesuai Prosedur dan Aturan. "Saya kira apa yang dilakukan Pemerintah sudah sesuai dengan prosedur dan aturan, dari sejak perencanaan, pelaksanaan, sampai pengawasan," ujarnya. 

Untuk menyepakati Ruang Kota agar terlihat cantik dan berestetika tentu memerlukan waktu yang tidak mudah, dan kami bersama Anggota Dewan mendorong Pemerintah Kota Cimahi.

Wahyu berharap Konsistensi pemerintah dalam hal pembangunan dan pemanfaatan ruang di Kota Cimahi harus memiliki ketegasan.  Selain itu, Wahyu menginginkan adanya pengendalian bangunan yang sudah terjadi untuk dapat dilakukan fungsi pengawasan secara berkala ke lapangan. Ini diperlukan agar ruang terbuka hijau yang sudah ada tetap berfungsi dan tidak hilang, terang Wahyu.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Kota Cimahi, Wilman Sugiansyah menyambut positif dengan apa yang disampaikan Wahyu agar tercipta Ruang Kota yang dibutuhkan masyarakat.

Wilman mengatakan bila pihaknya saat ini tengah fokus pada pembangunan jangka dekat, yakni melakukan penuntasan pembangunan jalan layang nasional yakni “Underpass Cimahi” serta perbaikan drainase guna menuntaskan banjir yang kerap menjadi problem Kota di Cimahi.

Wilman mengatakan telah menyelesaikan RDRT (Rencana Detail Rencana Tata Ruang) pembangunan ruang kota terpadu guna menciptakan ruang kota yang terintegrasi, berkelanjutan, dan berkeadilan bagi masyarakat.

"Persoalan Tata Ruang sebenarnya ada tiga, dan ini klasik, yakni Kemacetan, Banjir dan Sampah, selain pekerjaan rumah dan pembangunan lain di Kota Cimahi yaitu penataan estetika Kota dengan tujuan menciptakan lingkungan nyaman, dan berkelanjutan. ” Ujarnya.

 

( Efri/Transaktual)