
BANDUNG — Semangat membangun Jawa Barat yang semakin maju, sejahtera, berkeadilan, dan bebas dari praktik korupsi menjadi salah satu perhatian dalam Diskusi Wawasan Kebangsaan yang digelar Forum Ormas, LSM, dan Komunitas Provinsi Jawa Barat.
Bertempat di sekretariat Forum Ormas LSM dan Komunitas Jawa Barat Jalan Sumedang No. 4 Kelurahan Kacapiring Kecamatan Batununggal Kota Bandung, Forum Ormas Jabar menggelar Diskusi Wawasan Kebangsaan Jaga Rawat Jawa Barat, Jum'at (21/08/2026).
Diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dalam diskusi wawasan kebangsaan Jaga Rawat Jawa Barat, sebagai narasumber : R. H. Hendra Mulyana, SH (Koordinator Forum Ormas, LSM dan Komunitas Jawa Barat), R. Yadi (Ketua Aliansi Pemuda Anti Korupsi/APAK), AKBP. Topan (Kasubdit Dir.Intelkam Polda Jabar), dan Furqon Mujahid (Ketum.Aliansi Rakyat Menggugat/ARM) serta moderator. R. Arif (Kesekretariatan Forum Ormas Jabar).
Giat diskusi wawasan kebangsaan diikuti kurang lebih 40 orang yang begitu antusias mendengar dan menyimak serta berdiskusi dengan para narasumber
Diskusi wawasan kebangsaan ini membawa tema :
"Jawa Barat Semakin Juara dan Terdepan dalam Semua Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyatnya, Pemimpinnya Semakin Sholeh dan Tidak Korup, Berpihak kepada Rakyat dan Berkeadilan. Sesuai dengan Amanah UUD Negara Republik indonesia".
Diskusi tersebut menjadi ruang bertukar gagasan mengenai pentingnya wawasan kebangsaan sebagai landasan dalam menjaga persatuan sekaligus mendorong pembangunan Jawa Barat yang benar-benar berpihak kepada kepentingan masyarakat.
Dalam forum tersebut, muncul harapan agar Jawa Barat terus menjadi daerah yang terdepan dalam pembangunan dan peningkatan kesejahteraan rakyat. Kemajuan daerah dinilai tidak cukup hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari kualitas kepemimpinan, pemerintahan yang bersih, serta hadirnya keadilan bagi seluruh lapisan masyarakat.
Pembicaraan mengenai wawasan kebangsaan disampaikan oleh AKBP M. A. Taufan T. S., S.H., selaku Kasubdit Sosbud. Materi yang dibahas menjadi bagian penting dalam memperkuat pemahaman masyarakat dan organisasi kemasyarakatan mengenai nilai-nilai kebangsaan, persatuan, serta tanggung jawab bersama dalam menjaga kehidupan bermasyarakat dan bernegara.
Forum ini juga menyoroti pentingnya menghadirkan pemimpin yang memiliki integritas, amanah, tidak korup, serta memiliki keberpihakan terhadap kepentingan rakyat.
Koordinator Forum Ormas, LSM, dan Komunitas Jawa Barat saat ini dijabat oleh Rd. H. Hendra Mulyana, S.H. (Raden Hendra Mulyana). Forum tersebut diharapkan dapat menjadi wadah komunikasi dan penyampaian aspirasi masyarakat sekaligus mitra kritis pemerintah dalam mengawal pembangunan di Jawa Barat.
Pesan yang mengemuka dalam diskusi adalah bahwa pembangunan harus berjalan seiring dengan penegakan nilai-nilai kebangsaan dan konstitusi. Pemerintahan yang kuat bukan hanya pemerintahan yang mampu membangun infrastruktur, tetapi juga mampu menciptakan rasa keadilan, memberikan pelayanan yang baik, serta memastikan manfaat pembangunan dapat dirasakan masyarakat.
“Jawa Barat semakin juara dan terdepan dalam pembangunan serta kesejahteraan rakyatnya. Pemimpinnya harus semakin saleh, tidak korup, berpihak kepada rakyat dan berkeadilan,” menjadi semangat yang digaungkan dalam forum tersebut.
Harapan itu sejalan dengan prinsip kehidupan bernegara sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, bahwa penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan pada akhirnya harus diarahkan untuk mewujudkan kesejahteraan dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat.
Diskusi Wawasan Kebangsaan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa menjaga Jawa Barat bukan hanya tugas pemerintah. Ormas, LSM, komunitas, tokoh masyarakat, pemuda, dan seluruh elemen masyarakat memiliki peran dalam mengawal pembangunan agar tetap berada pada jalur kepentingan rakyat.
Dari Jawa Barat untuk Indonesia: pembangunan harus maju, pemerintahan harus bersih, dan kesejahteraan rakyat harus menjadi tujuan utama.
(purwadi/Koord/transaktualonline)




















