Kamis, 9 Juli 2026 | 01:03 WIB

Anggota DPRD Kota Bandung, Asep Robin S.H., M.H,

"Terus Perjuangkan Program Pelatihan Keterampilan Masyarakat"

foto

 

Bandung -- www.transaktualonline.com

Anggota DPRD Kota Bandung, Asep Robin S.H., M.H., membuka kegiatan Pelatihan Pastri dan Tata Rias Wajah yang diselenggarakan bekerjasama dengan LPK Posters dan LPK Nur Amaliah di Hotel Posters, Bandung pada hari Rabu tanggal 8 Juli 2026.

Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut aspirasi masyarakat yang dihimpun melalui kegiatan reses dan bertujuan meningkatkan keterampilan serta membuka peluang usaha bagi warga.

Dalam sambutannya, Asep Robin menegaskan bahwa peningkatan kemampuan menjadi salah satu kunci untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Menurut Asep Robin, pelatihan keterampilan akan memberikan bekal yang dapat dimanfaatkan tidak hanya untuk kepentingan pribadi, tetapi juga bagi keluarga dan lingkungan sekitar.

"Melalui pelatihan ini saya berharap peserta memperoleh keterampilan baru yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan pendapatan. Dengan memiliki kemampuan yang lebih, masyarakat akan memiliki nilai tambah dan mampu menghasilkan produk maupun jasa yang memiliki daya saing," ujarnya.

Ia menjelaskan, pelatihan pastri diharapkan dapat menjadi bekal bagi peserta untuk memulai usaha pembuatan aneka kue dan makanan olahan. Hasil keterampilan tersebut diharapkan mampu menjadi sumber penghasilan baru, baik dengan menerima pesanan maupun memasarkan produk secara mandiri.

Sementara itu, pelatihan tata rias wajah tidak hanya bermanfaat untuk kebutuhan pribadi dan keluarga, tetapi juga memiliki prospek usaha yang menjanjikan. Asep Robin mendorong peserta untuk mengembangkan keterampilan tersebut hingga mampu membuka jasa make up artist (MUA) maupun salon rumahan.

"Kalau keterampilannya terus diasah, ibu-ibu bisa membuka usaha dari rumah. Tidak harus memiliki tempat usaha yang besar, tetapi bisa dimulai dari rumah dengan peralatan yang tersedia," katanya.

Asep Robin menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan program-program peningkatan kapasitas masyarakat melalui dukungan anggaran di tahun-tahun mendatang. Menurut Asep Robin, pelatihan keterampilan akan terus dikembangkan dengan materi yang lebih beragam dan jenjang yang lebih tinggi agar manfaatnya semakin dirasakan masyarakat.

Ia juga mengajak seluruh peserta mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh agar ilmu yang diperoleh dapat diterapkan secara maksimal. Selain itu, dirinya membuka ruang komunikasi dengan masyarakat untuk menerima berbagai masukan dan aspirasi terkait kebutuhan pelatihan maupun pemberdayaan ekonomi.

"Saya ingin tetap dekat dengan masyarakat dan memastikan program-program seperti ini terus berlanjut. Semoga ilmu yang diperoleh menjadi langkah awal untuk membangun usaha mandiri dan meningkatkan kesejahteraan keluarga," tuturnya.

"Pelatihan ini diharapkan menjadi wadah bagi masyarakat untuk meningkatkan kompetensi, menumbuhkan jiwa kewirausahaan, serta menciptakan peluang ekonomi baru melalui keterampilan pastri dan tata rias wajah," katanya.

 

(Y CHS/Rls-HmsDPRD/bang koko/transak).