Bandung trans aktual -
Pemerintah terus menggenjot Program Tiga Juta Rumah di Indonesia, salah satunya melalui skema rumah susun. Seperti di kota Bandung yang akan di bangun sekitar 1.000 unit.
Menteri Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PKP), Maruarar Sirait, mengatakan, Bandung menjadi salah satu daerah yang di prioritaskan dalam pengembangan hunian vertikal untuk mempercepat realisasinya.
" Kalau saya tidak salah, kota Bandung belum pernah mendapatkan pembangunan rumah susun sebanyak 1.000 unit sekaligus. Pada masa presiden Prabowo inilah kita bangun 1.000 rumah susun di kota Bandung, " kata Maruarar di Bandung pada kamis (16/7/2026).
Selain pembangunan rumah susun, Pemerintah juga terus memperluas akses pembiayaan perumahan melalui Kredit Pemilikan Rumah (KPR).
Maruarar mengatakan, tinggi nya minat masyarakat mendorong pemerintah menambah alokasi pembiayaan perumahan dari Rp 34 triliun menjadi Rp 50 triliun.
" Hari ini membuktikan bahwa program itu ternyata tepat sasaran dan sangat diminati. Buktinya tiga minggu lalu ditambahkan kuotanya oleh Menko perekonomian dari Rp 34 triliun tambah 16 triliun jadi Rp 50 triliun," ujarnya.
Walikota bandung Muhammad Farhan mengatakan, pembangunan rumah susun menjadi salah satu solusi untuk memenuhi kebutuhan hunian masyarakat di tengah keterbatasan lahan dan tingginya harga rumah perkotaan.
Menurut dia, kawasan rumah susun akan dikembangkan dengan konsep Transit Oriented Development ( TOD) agar terhubung dengan jaringan transportasi publik.
" Pembangunan rumah susun dalam skema Transit Oriented Development, yaitu kawasan hunian yang terintegrasi dengan simpul simpul transportasi publik, menjadi sangat penting. Salah satu indikator kesejahteraan dan produktivitas sebuah kota adalah tingginya mobilitas masyarakat," ujar Farhan.
Sementara itu, Direktur Consumer banking BRI, Aris Hartanto mengatakan, minat masyarakat terhadap Kredit perumahan di bandung cukup tinggi.
Hingga 15 juli 2026, BRI telah menyalurkan kredit pemilikan perumahan (KPP) di wilayah bandung sebesar Rp 408 miliar kepada 2.109 debitur.
' Alhamdulillah antusiasme dan animo masyarakat di Bandung ini atas Kredit KPP ini sangat besar. Hari ini kami laporkan, tanggal 15 juli 2026, BRI telah berhasil menyalurkan KPP BRI sebesar 408 miliar, " kata Aris.
Secara Nasional, hingga 12 juli 2026, penyaluran KPP BRI telah mencapai 10,64 triliun. Aris menilai, pembiayaan sektor perumahan memiliki efek berganda terhadap perekonomian karena mampu menggerakkan berbagai sektor usaha, mulai dari industri bahan bangunan hingga penyerapan tenaga kerja di sekitar proyek pembangunan.
Pewarta : Aan Ansyori
Media : Trans Aktual online




















