Senin, 16 Maret 2026 | 09:12 WIB

Walikota Cimahi Ngatiyana Buka Pembinaan Kedisiplinan Siswa SMP Se - Kota Cimahi

foto

 

Cimahi, Transaktual

Pemerintahan Kota Cimahi melalui Dinas Pendidikan Kota Cimahi Laksanakan Pembinaan Kedisiplinan Siswa SMP Se - Kota Cimahi.

Pada Pembukaan kegiatan Pemilihan Kedisiplinan Siswa SMP Se Kota Cimahi Tahun 2025, yang digelar dengan melibatkan berbagai unsur Pendidikan serta Jajaran TNI Angkatan Darat Pusdikjas, kegiatan Pembinaan Kedisiplinan Siswa (PKS) dilaksanakan di Pusat Pendidikan Jasmani (Pusdikjas) TNI AD, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi, Senin (8/9/2025).

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Wali Kota Cimahi, Komandan Pusat Pendidikan Jasmani TNI AD Kolonel Infanteri Andri Amijaya Kusuma beserta jajaran, Kepala Dinas Pendidikan Kota Cimahi, Kabid SMP Kota Cimahi , Para Kepala Sekolah SMP Negeri dan Swasta, Ketua MKKS, Para Pengawas, Peserta Kegiatan serta Pelatih.

Dalam sambutannya, Wali Kota Cimahi, Ngatiyana mengajak seluruh hadirin untuk bersyukur atas kesempatan dapat menghadiri acara tersebut dalam keadaan sehat.

Ngatiyana juga menyampaikan apresiasi kepada Pusat Pendidikan Jasmani TNI AD ( Pusdikjas ) yang telah mengizinkan jajarannya menjadi Pembimbing, Pelatih, sekaligus narasumber dalam kegiatan Pembinaan Kedisiplinan Siswa - siswi.

Kedisiplinan merupakan dasar penting dalam pertumbuhan pembelajaran dan pengembangan karakter positif bagi siswa-siswi kita. Siswa yang disiplin akan lebih teratur, mampu mengatur waktu, fokus dalam belajar, dan pada akhirnya lebih sukses dalam kehidupan,” ujarnya.

Wali Kota juga menekankan bahwa disiplin bukan hanya berdampak pada prestasi akademik, tetapi juga membentuk kepribadian yang terorganisir, tangguh, serta siap menghadapi masa depan.

Selain itu, ia mengingatkan pentingnya keterampilan dan pola pikir positif di era digital saat ini. Menurutnya, penggunaan teknologi informasi dan media sosial harus dilakukan secara bijak agar siswa tidak terjebak dalam tekanan sosial, gangguan tidur, maupun kecanduan yang bisa berdampak pada kesehatan mental.

Saya mengimbau kepada seluruh siswa untuk menggunakan teknologi dengan penuh tanggung jawab. Gunakan untuk menambah pengetahuan, memperluas wawasan, dan mendukung kemandirian kalian,ujarnya.

Jangan biarkan teknologi menguasai, tetapi jadilah generasi yang mampu menguasai teknologi,” pesannya.

Kegiatan pemilihan kedisiplinan siswa ini diharapkan dapat menjadi sarana pembinaan karakter generasi muda Cimahi agar tumbuh menjadi insan yang berdaya saing, berakhlak mulia, serta siap menghadapi tantangan di Indonesia Emas 2045, tegasnya.

 

 

( Efri/Transaktual )