
Trans Aktual Online
Jumat, 9 Agustus 2025
Dalam rangka memperingati 60 tahun berdirinya SMAK 1 BPK PENABUR Bandung, Keluarga Besar Alumni (KBA) menggelar Seminar Kebangsaan bertema “Bersatu Berdaulat dalam Harmoni” di Gedung Graha Surya Priangan, Yayasan Dana Sosial Priangan (YDSP), Sabtu (9/8).
Acara ini menjadi momentum silaturahmi lintas generasi, agama, dan latar belakang sosial untuk memperkuat semangat kebangsaan sekaligus menegaskan komitmen terhadap persatuan dalam keberagaman.
Empat tokoh dari berbagai bidang hadir sebagai pembicara, yakni Wali Kota Bandung H. Muhammad Farhan, Koordinator Bakti Sosial Masyarakat Tionghoa Peduli Bandung Dr. Djoni Toat Muljadi, S.H., M.H., Wakil Ketua PWNU Jawa Barat KH. Ahmad Dasuki, S.Pd.I., M.M., serta Kepala Departemen Lintas Agama Alumni PENABUR Indonesia Vanessa Shania, S.H., M.Kn.
Dalam paparannya, KH. Ahmad Dasuki menekankan pentingnya nilai-nilai toleransi, tradisi lokal, dan moderasi beragama untuk menjaga keutuhan bangsa. Dr. Djoni Toat mengisahkan kontribusi komunitas Tionghoa dalam aksi sosial yang menjangkau seluruh lapisan masyarakat, tanpa memandang etnis maupun agama.
Sementara itu, Vanessa Shania mengajak generasi muda, khususnya perempuan, untuk aktif dalam gerakan kebangsaan lintas iman demi memperkuat persatuan. Ia menegaskan bahwa menjaga kebangsaan adalah tanggung jawab bersama.
Kegiatan yang dipandu Lim Hendra Irawan ini diakhiri dengan diskusi interaktif dan komitmen bersama untuk terus menghidupkan semangat “Bersatu Berdaulat dalam Harmoni” dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Seminar ini merupakan bagian dari rangkaian HUT ke-60 SMAK 1 BPK PENABUR Bandung yang juga akan diisi dengan kegiatan sosial, reuni akbar, dan program pengabdian masyarakat sepanjang tahun 2025.
Reporter: Ywinzs, Anshory




















